RASAKU__ (PROSESI LAMARAN)



Diary…
Malam ini sungguh malam yang mengesanku bagiku..
Malam yang beribu perasaan aneh seketika menghinggapiku,,
Malam yang membuat pikiranku melayang tidak tenang penuh penasaran

Diary…
Tahukah kau?? Mengapa demikian??
Merapatlah kesini, dan kubisikkan penyebabnya
Sebenarnya aku sungguh malu menceritakan ini padamu..
Tapi aku tak bisa menyembunyikannya darimu..

Diary…
Kini dengarkan suara lirihku
Dengarkan suara malu manjaku…
Malam ini,, seorang pemuda pilihan Allah
Menyambangi keluargaku dan melamarku
Dia ingin menikahiku..
Dia ingin menjadikanku halal
Dia memilihku tuk mendapingi hidupnya…

Diary…
Satu cerita lagi yang perlu kau tauu…
Pemuda itu aneh dalam pandangku..
Dia begitu yakin memilihku
Sementara keluarganya belum pernah sekalipun melihatku

Diary…
Harapku
Semoga semua ini berkah dan ridhoi


Banjarmasin, 01 November 2015
KS

2015 MENGUKIR SEJARAH


Januari 2016 sebentar lagi akan berlalu… tak adil rasanya jika tak kutorehkan pena tuk mengenang 2015 yang penuh makna bersejarah dalam kehidupanku.

TENTANG SUNYI, SEPI, DAN RINDU


Diriki Seakan mendjejavui kejadian setahun silam.. yaa hari ini Kembali kurasakan atmosfer yang sama… idul adha di perantauan bersama teman-teman setia yang kuberi nama SUNYI, SEPI, dan RINDU..

Mereka selalu menemaniku berhari raya kemanapun aku merantau.. buktinya, tahun kemarin saat aku sedang menempuh pendidikan sebagai seorang mahasiswa di kota pahlawan, aku harus berhari raya tanpa keluarga karena keadaan tak mengijinkanku tuk mudik, beruntung mereka selalu ada setia menemani,, dan hari ini.. lagi-lagi mereka membuktikan kesetiaannya.. menemaniku berhari raya di kota seribu sungai saat keadaan kembali memaksaku berhari raya tanpa keluarga.. 

mereka berbisik padaku.. katanya tahun ini aku sangat berbeda dari tahun sebelumnya, kini aku lebih dewasa tidak lagi manja, itu berarti tugas mereka sedikit lebih ringan tuk menghiburku.. hmhmh.. mereka memang sedikit usil, selalu punya cara tuk membuatku terus tersenyum..


Terimaksih ya Allah.. mengutus mereka menemani kesendirianku saat ini.. sungguh aku bahagia, aku senang, aku bersyukur, dan aku merasa tidak sendiri.. walau kutahu orang-orang di luar sana akan tetap melihatku berada dalam kesendirian.. karena mereka memang temanku yang tak berwujud, mereka tak menampakkan diri dalam pandangan mata, tapi mereka nampak dalam relung rasaku…

TEMU KOLEGIAL

Suatu keberuntungan tersendiri buatku karena kegiatan temu kolegial tahun ini diadakan di Banjarmasin tempatku mengabdi, itu artinya aku bisa bertemu dengan dosen-dosenku tersayang yang beberapa tahun silam menjadi pelita yang menerangiku dalam menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi… bahkan selamanya menjadi pelita bagiku..

CONGRATULATION RISDA

 Kamis, 13 Agustuss,,
Kuyakin hari ini adalah salah satu hari bersejarah bagi RISDA mahasiswa bimbinganku,, ya hari ini RISDA sampai pada titik puncak perjuangan,, hari ini terlihat jelas dan sangat kuyakini jantungnya terus berdenyut tak karuan,,, nafasnya

FILSAFAT PENDIDIKAN MATERIALISME DAN FILSAFAT PENDIDIKAN PRAGMATISME

A.    FILSAFAT PENDIDIKAN MATERIALISME
1.      Konsep Dasar Filsafat Realisme
      Materialisme berpandangan bahwa hakikat realisme adalah materi, bukan rohani, bukan spiritual, atau supranatural. Demokritos (460-360 SM), merupakan pelopor pandangan materialisme klasik, yang disebut juga “atomisme”.

JEJAK PROSES PENCAPAIAN (1)

terlahir dengan bola mata yang bentuk dan fungsinya normal
namun Allah menjadikannya buta
dari gaya hidup penuh kesenangan duniawi yang sifatnya sesaat
membuatku bertahan dalam KESEDERHANAAN... *alhamdulillah...

HARDIKNAS DALAM BINGKAI KEPEDULIAN (bersama HIMA PLB UNLAM BANJARMASIN)

Ada berbagai cara yang dilakukan setiap kalangan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei hari ini. Ada yang memperingatinya dengan

TANDATANGAN PERTAMAQ


rasa tak percaya dan haru seketika menyapaku, saat Risda (mahasiswa bimbinganku) memintaku menandatangani lembar persetujuan pembimbing di halaman pertama proposal skripsinya untuk

SECERCA KENANGAN DI BANGKU KULIAH (awal mengukir mimpi)

... terik mentari siang ini mengantarkan memoriku merayapi lika liku kenangan di bangku kuliah, menggeluti rutinitas kampus selama bertahun-tahun. Tinggal

NGERJAIN PENIPU... (merasa lucu)


….Jam 10.06 WITA,  sudah giliranku mengisi perkuliahan, bisikku dalam hati. Tanpa pikir panjang lagi segera kugopoh tas ransel berisikan laptop dan beberapa buku yang menjadikan pundakku sedikit merintih menanggung beban yang lumayan berat.

PENCAPAIAN TOGA KEDUA

empat bulan telah berlalu semenjak kuraih toga kemenangan, namun baru sekarang ku menyempatkan diri untuk berbagi akan hal itu..

SURABAYA DAN KITA


Ini cerita tentang persahabatan kita,

Bagaimana ini bermula...
Masih ingatkah kamu??? tahun 2010 silam cerita persahabatan kita bermula di sosial media, saat itu
kita berstatus sebagai mahasiswa, kamu masih menempuh pendidikan sarjana di kota medan dan

UJIAN TESISq


Sudah lama kuingin menceritakan momen bersejarahku yang satu ini,, yaaa.. tepatnya 08 agustus 2014 pukul 13.00 WIB sebuah karya ilmiah bernama TESIS yang kutulis dengan hasil pemikiranku sendiri, hari ini harus kupertanggungjawabkan di hadapan dewan penguji yang berjumlah 5 orang.

CERITA ADIKKU... “ALBINO=BULE SAKIT”

Sekedar perbincangan ringan bersama adikku melalui telepon di pagi ini, yaa perbincangan yang membuatku layaknya orang stress,, tertawa sendiri setiap mengingat kata-kata lugu nan polosnya..

Adikku  kuliah di salah satu perguruan tinggi islam swasta yang ada dimakassar, masa oritasinya diisi dengan kegiatan pesantren. Kudengar suara lesunya di seberang sana, menceritakan berbagai

SERASA SEPERTI ULAT KASUR


          Sebagai mahasiswa rantau, momen liburan idul fitri selama 1 minggu terasa bagai 1 tahun bagiku. bagaimana tidak, momen liburan hanya kuhabiskan seorang diri bersama sunyi dan rindu di tanah rantau, keadaan sungguh tidak membuatku memikirkan mudik lebaran bersama kluarga seperti yang dilakukan oleh sebagian besar para perantau.
         

BERLEBARAN BERSAMA SUNYI DAN RINDU

            Pagi yang mendamaikan,  pagi yang menenangkan, pagi yang menentramkan, namun pagi ini juga mengantarkanku ke ruang sunyi dan rindu yang semakin mencekam. ALLAHU

DALAM RENUNG DI GERBANG PERPISAHAN


         
Masih disini, di tanah rantau...
Kududuk termangu merenungi pergantian waktu yang terasa sangat cepat, jika kemarin kuingin waktu cepat berlalu karena ketidaksabaranku menyambut tamu agung BULAN RAMADHAN,  namun hari ini di penghujung bulan Ramadhan ingin rasanya kuhentikan waktu, aku masih belum siap ditinggal bulan nan suci ini, bulan yang dijanjikan magfirah oleh Allah, bulan yang dijanjikan dilipatgandakannya setiap pahala amalan kita, bulan yang dijanjikan malam kemuliaan LAILATUL QADR, dan tentunya bulan yang melatih kita melawan hawa nafsu.
          Terpikir olehku, sudahkah aku memanfaatkan dengan sebaik-baiknya keagungan bulan ramadhan ini?? sudah berhasilkan aku melawan hawa nafsuku?? Sudahkah aku meraih malam kemuliaan Lailatul Qadr?? dan sudahkah aku mendapatkan magfirahMU ya ALLAH??. Seribu tanya yang menjadi alasan kenapa aku belum siap berpisah dengan bulan ramadhan, masih ingin kulakukan banyak hal di bulan nan suci ini untuk meyakinkan diri bahwa telah kuperoleh jawaban terbaik atas setiap tanyaku.
          Dalam sesal dan kesedihan yang mendalam, harus kusiapkan diri ini untuk menghadapi kenyataan bahwa perpisahan sudah didepan mata. Esok adalah hari nan fitri atau HARI KEMENANGAN yang di nanti-nanti setiap hamba ALLAh setelah berpuasa selama kurang lebih satu bulan lamanya. Entah bagaimana aku sebaiknya menyikapi moment ini, di satu sisi aku masih merasakan kesedihan yang mendalam, rasanya aku belum merasakan kemenangan sesungguhnya, masih banyak cela yang harus kututupi. Tapi disisi lain, hampir semua umat muslim diluar sana senang dan bahagian menyambut HARI KEMENANGAN yang tinggal hitungan jam saja, dimana setiap hamba yang dikehendakiNYA akan kembali fitri/suci bagai bayi yang baru terlahir di dunia ini.
          Masih dalam renungku,,
Ahhh,, tidak sewajarnya jika aku terlalu larut dalam sedih dan sesal. Aku pun seharusnya menyambut hari nan fitri dengan hati yang senang, hatiyang ikhlas, dan hati yang bahagia. Dibalik cela dan segala kekurangan di bulan Ramadhan,  kuukir pengharapan ALLAH kan mengampuni segala khilaf hingga kudapati diriku menjadi hamba terpilih yang layak mendapat predikat MENANG dan kembali suci.
          Ya ALLAh, anugrahkanlah padaku kesempatan untuk kembali bersua dengan bulan ramadhan di tahun depan,  masih ada target yang belum kugapai di ramadhan tahun ini yakni KEMENANGAN YANG SESUNGGUHNYA.. Aamiin..

Surabaya, 27072014
“KS”


BANGKU TAMAN MENOREHKAN CERITA


 Tak terasa satu jam sudah aku duduk di bangku taman ini, satu jamku berlalu dalam penantian, yaaa menanti kedatangan dosen pembimbing... dan aku masih juga betah duduk dibangku taman ini dengan tatapan liar bagai macan yang mengincar mangsa,, hahha,, tidak berarti aku ingin memangsa dosen pembimbingku, tapi segera ingin bertemu dengan beliau.

Masih di bangku taman ini, sembari menunggu kedatangan dosen pembimbing, seorang pria berpostur tinggi dengan kulit sawo matang yang  kuperkirakan usianya sekitar 30an menghampiri dan duduk di sampingQ, tidak ada tegur sapa, apalagi percakapan diantara kami, aku masih pokus menanti kedatangan dosen pembimbingku, dari ekspresinya, nampaknya pria itu juga sedang menunggu kedatangan seseorang.

Ku biarkan saja suasana ini hening dalam penantian masing-masing. Tiba-tiba HPq berdering memecah keheningan ini,, oohh... ternyata seorang teman dari makassar yang menelpon, segera kuangkat teleponnya, ditengah-tengah percakapanku dengan teman di telepon dari sudut mataku terlihat pria disampingku ini juga mengambil HP dari saku celana jeans yang dipakainya, nampaknya ia ingin menelpon seseorang yang sedari tadi ia tunggu, hhmmm.. ternyata ia sudah mulai bosan dalam penantiannya, bisikku dalam hati.. percakapanku masih berlanjut dengan temanQ di telepon. “dimanaki sekarang??”... “saya tungguki nah”... kata-kata pria disampingku itu mengejutkanku, membuat keningQ mengernyit refleks, bukan kata-katanya yang membuatku  terkejut tapi terlebih pada dialegnya yang sangat akrab ditelingaku, percakapanku dengan teman di ujung telepon jadi gak pokus lagi akhirnya percakapan kami akhiri dengan kesepakatan bersama.

Kini kuberanikan diri menyapa pria yang sedari tadi duduk disampingku, kubertanya darimana asalnya, hhmmm ternyata dia dari makassar, juga kebetulan satu almamater denganku sewaktu di S1 kemarin, percakapan jadi semakin akrab, ternyata dia ke surabaya karena dapat beasiswa P2TK untuk melanjutkan studi pascasarjana, dia bertanya banyak hal mengenai perkuliahan, kujawab seadanya dan setauku,,  beberapa saat kemudian, teman yang sedari tadi di tunggunya sudah menampakkan batang hidungnya di hadapan kami, ia pun pamit menuju loket untuk melakukan registrasi,, GUBRAKKK... akupun teringat akan dosen pembimbing yang sedari tadi kutunggu kedatangannya... segera kuraih tas ransel hitamku menuju ruangannya,, dan benar saja belia sudah datang tapi hari ini beliau belum bisa menerima bimbingan karena ada jadwal nguji dan ngajar kata sekertaris beliau...  

Hhmmm tidaklah mengapa... bisikku dalam hati sambil tersenyum pada ibu sekertaris cantik itu sambil berlalu keluar ruangan, tidak ada yang perlu disesali, dan tidak ada alasan aku untuk kecewa karena kejadian hari ini adalah skenario terindah dari ALLAH untukQ.. J J

SURABAYA, 02072014
KS